PEMBAHASAN PERKALIAN A. Pengertian Perkalian atau Multiplication
Perkalian adalah salah satu operasi aritmatika (operasi dasar matematika) yang berfungsi sebagai simbol operasi penjumlahan berulang. Secara umum simbol operasi perkalian adalah “×” yang disebut dengan “cross sign“, untuk mempermudah penulisan operasi perkalian juga dapat disimbolkan dengan tanda “⋅” yang disebut “dot operator“. Dalam proses belajar, untuk mempermudah menghitung perkalian biasanya digunakan tabel perkalian 1-10. Rumus dasar perkalian:
a disebut dengan pengali (multiplier)
b disebut dengan bilangan yang dikali (multiplicand)
Contoh:
3 × 2 = 2 + 2 + 2 = 6
Perkalian di atas dibaca “3 kali 2” yang artinya penjumlahan berulang angka 2 sebanyak 3 kali.
2 × 3 = 3 + 3 = 6
Perkalian di atas dibaca “2 kali 3” yang artinya penjumlahan berulang angka 3 sebanyak 2 kali. Walaupun secara matematis menghasilkan nilai yang sama, secara gramatikal kedua bentuk di atas berbeda.
B. Tabel Perkalian 1 - 10
Berikut tabel perkalian 1-10 untuk mempermudah menghitung perkalian dengan angka yang lebih besar.
Catatan: Geser untuk melihat tabel yang tertutup
Perkalian 1
Perkalian 2
Perkalian 3
Perkalian 4
Perkalian 5
1×1=1
1×2=2
1×3=3
1×4=4
1×5=5
2×1=2
2×2=4
2×3=6
2×4=8
2×5=10
3×1=3
3×2=6
3×3=9
3×4=12
3×5=15
4×1=4
4×2=8
4×3=12
4×4=16
4×5=20
5×1=5
5×2=10
5×3=15
5×4=20
5×5=25
6×1=6
6×2=12
6×3=18
6×4=24
6×5=30
7×1=7
7×2=14
7×3=21
7×4=28
7×5=35
8×1=8
8×2=16
8×3=24
8×4=32
8×5=40
9×1=9
9×2=18
9×3=27
9×4=36
9×5=45
10×1=10
10×2=20
10×3=30
10×4=40
10×5=50
Catatan: Geser untuk melihat tabel yang tertutup
Perkalian 6
Perkalian 7
Perkalian 8
Perkalian 9
Perkalian 10
1×6=6
1×7=7
1×8=8
1×9=9
1×10=10
2×6=12
2×7=14
2×8=16
2×9=18
2×10=20
3×6=18
3×7=21
3×8=24
3×9=27
3×10=30
4×6=24
4×7=28
4×8=32
4×9=36
4×10=40
5×6=30
5×7=35
5×8=40
5×9=45
5×10=50
6×6=36
6×7=42
6×8=48
6×9=54
6×10=60
7×6=42
7×7=49
7×8=56
7×9=63
7×10=70
8×6=48
8×7=56
8×8=64
8×9=72
8×10=80
9×6=54
9×7=63
9×8=72
9×9=81
9×10=90
10×6=60
10×7=70
10×8=80
10×9=90
10×10=100
Tips: perkalian dengan banyak angka 0 berjejer di belakang
Perkalian dengan angka 0 dibelakang dapat diselesaikan dengan mengalikan angka di depan nol lalu menambah banyak angka nol dibelakangnya, misalnya
Terlihat terdapat 5 angka nol di belakang, tanpa menulis uraian di atas kita dapat menjawab pertanyaan tersebut.
C. Cara Menghitung Perkalian
1. Cara Menghitung Perkalian dengan Menguraikan
Cara menghitung perkalian dengan menguraikan merupakan cara perkalian dengan mengubah bentuk angka berdasarkan letak satuan, puluhan, ratusan, ribuan, dan seterusnya dengan perkalian satu-satu.
Contoh 1.1:
2 × 123 =
Penyelesaian:
Bilangan yang dikali (multiplicand) dapat diuraikan menjadi 123 = 100 + 20 + 3
Kemudian melakukan perkalian satu-satu, angka 100, 20, 3 masing-masing dikali 2 kemudian dijumlahkan.
Cara bersusun dapat digunakan untuk mempermudah perhitungan perkalian dengan angka yang besar. Teknik ini berakhir ketika angka terbesar pada bilangan pengali (multiplier) dan bilangan yang dikali (multiplicand) sudah terhitung, lalu ditemukan hasil akhir dengan proses penjumlahan.
Contoh 2.1: Perkalian 1 digit
23 × 9 = 207
Contoh 2.1 Menghitung perkalian 1 digit secara bersusun
Contoh 2.2: Perkalian 1 digit
623 × 8 = 4984
Contoh 2.2 Menghitung perkalian 1 digit secara bersusun
Contoh 2.3: Perkalian banyak digit
79 × 64 = 5056
Untuk menghitung perkalian banyak digit, perlu ditulis angka nol supaya tidak membingungkan saat proses penjumlahan
Contoh 2.3 Menghitung perkalian banyak digit secara bersusun